Lima Kayu Populer Untuk Bahan Rumah

Rumah kayu kini mulai menjadi sebuah trend baru bagi orang kota, salah satu alasannya adalah ingin kembali kepada alam alias back to the nature. Sehingga bahan kayu yang notabene memang sejak dahulu sudah menjadi salah satu bahan dasar pembangunan rumah kian diminati. Oleh karena itu, Kania ingin mengajak kalian semua untuk mengupas tuntas seluruh seluk beluk seputar rumah kayu.

Selain alasan kembali ke alam tadi, biasanya para pembuat rumah kayu sebagai rumah pribadinya karena beralasan rumah kayu lebih nyeni (art) dibandingkan rumah tembok. Ada juga yang punya alasan, bahan kayu lebih mudah untuk dibentuk.

Berbagai alasan itu yang menyebabkan orang di perkotaan berlomba-lomba membuat rumah kayu bernuansa etnik tertentu seperti rumah joglo, rumah bali atau rumah panggung. Intinya selain membuat penghuninya nyaman karena kembali dekat dengan alam, ada gengsi tersendiri jika rumahnya dibuat dari kayu.

Tapi resiko rumah kayu juga ada loh, salah satunya dari sisi budgeting. Konon sekarang membangun rumah kayu jauh lebih mahal dari rumah tembok. Mengapa demikian, karena bahan kayu kini jadi bahan bangunan yang punya nilai ekonomis yang lumayan tinggi.

Apalagi tak semua jenis kayu dapat digunakan untuk membangun sebuah rumah kayu yang bagus. Berikut ini adalah beberapa jenis kayu popular yang biasa digunakan kalangan pencinta rumah kayu untuk membangun rumah idamannya.

Kayu Jati

Kayu satu ini mungkin adalah kayu yang paling populer di negeri ini. Kayu ini dikenal sebagai kayu yang paling kuat dengan tekstur yang indah, sehingga selalu jadi pilihan konsumen untuk jadi bahan bangunan elit. Kelebihan kayu ini adalah tahan terhadap jamur, rayap serta serangga lainnya, sehingga kayu ini bisa dipakai dalam jangka waktu yang panjang. Selain itu bentuk kayu ini juga tidak mudah berubah akibat perubahan cuaca.

Akibat kualitas kayu jati yang sangat tinggi tersebut, maka tak heran kalau jenis kayu ini dihargai selangit oleh para penjualnya, bahkan kabarnya per meter kubik bisa mencapai jutaan rupiah. Maka jika dana Anda cukup minim, disarankan tidak menggunakan kayu ini untuk membangun rumah.

Kayu Mahoni

Kayu Mahoni juga termasuk dalam salah satu jenis kayu yang punya nilai ekonomis tinggi. Kayu ini juga sangat dikenal karena kualitasnya yang bagus untuk membuat bagian-bagian rumah seperti kusen ataupun pintu rumah. Seperti juga kayu jati, kayu mahoni juga cenderung awet dan tidak mudah berubah bentuk. Kayu ini sangat kokoh dan tidak mudah bengkok. Sehingga jika Anda menggunakan kayu ini sebagai bahan rumah Anda, pastilah akan membuat orang lain yang melihatnya terkagum-kagum.

 

Kayu Kamper

Kayu kamper sering juga disebut sebagai kayu borneo, karena kayu ini memang berasal dari daerah Kalimantan. Jenis kayu ini memiliki tekstur dan serat yang indah, itu sebabnya saat ini orang banyak memanfaatkan kayu kamper ini untuk membuat jendela, kusen pintu, perabaot, dan lain sebagainya. Kayu kamper terbagi menjadi : kayu kamper kuning (Sumatera), kayu kamper Surabaya dan kayu kamper Samarinda.

Kayu ini sekarang bisa Anda temukan di hampir seluruh pelosok Indonesia karena banyak sekali pemasoknya. Selain kuat dan memiliki serat indah, kayu ini memiliki aroma khas seperti aroma kamper sehingga tidak disukai rayap. Meski tergolong kuat, tapi kayu ini lebih ringan dari kayu jati. Dari segi harga, kayu ini juga jauh relatif terjangkau. Maka tak heran kalau kayu ini jadi alternatif bahan pembuatan rumah.

Kayu Meranti

Kayu Meranti juga tergolong sebagai kayu yang bagus karena cukup keras, namun berbobot ringan. Sangat cocok jika ingin dijadikan bahan bangunan rumah kayu. Karena kayu ini lumayan awet dan tahan lama, asal tidak bersentuhan secara langusng dengan tanah. Namun sifat jeleknya, kayu ini sangat sensitif terhadap cuaca. Karena itu, pemakiaan kayu ini di luar ruangan tidak dianjurkan.Harganya juga tentu jauh lebih terjangkau dibandingkan kayu jati.

Kayu Merbau

Kayu ini memiliki tekstur yang cukup keras, memiliki serat putus-putus namun stabil. Sangat cocok kalau kita gunakan sebagai penyangga atap rumah ataupun tiang. Hampir tak ada kelemahan pada kayu ini, paling-paling hanya sebagian kecil pembusukan terjadi pada kulit luarnya.

Kayu merbau yang tumbuh subur di Indonesia sekarang juga sudah menjadi salah satu kayu yang paling populer untuk digunakan pada bangunan. Tekstur kayu yang cukup keras dan stabil dijadikan alternatif pengganti kayu jati. Kayu merbau biasanya di finishing dengan melamin warna gelap.

Jadi silakan pilih, mana kayu yang sesuai dengan karakter Anda, dan tentu saja harus juga sesuai dengan kocek Anda. ()

LEAVE A COMMENT