Tips Memilih Pipa Berkualitas

Pipa air adalah elemen rumah yang cukup vital keberadaannya di rumah Anda. Bisa Anda bayangkan, bagaimana nasib Anda, jika pipa air tidak tersambung di rumah Anda dan hanya mengandalkan satu titik saja. Bisa dipastikan Anda akan kerepotan karena harus membawa-bawa air dengan ember.

Dengan kemajuan teknologi, kini kita bisa menikmati air yang mengalir dari bak-bak penampungan dengan menggunakan pipa. Bahkan air tersebut bisa sampai di lantai teratas rumah Anda.

Namun Anda haru tahu bahwa Anda tak bisa sembarangan memilih jenis pipa untuk dipasang di rumah Anda. Sebab salah-salah, Anda harus bongkar pasang tembok atau lantai hanya gara-gara pipa yang Anda pasang kualitasnya jelek.

Maka sebelum Anda membeli pipa, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa tips yang akan jadi bekal Anda sebelum memilih pipa bagi rumah Anda.

Langkah pertama adalah pastikan dulu jenis pipa yang Anda butuhkan. Karena ada banyak macam jenis pipa air yang dipasarkan saat ini. Namun untuk rumah tangga kebanyakan konsumen menggunakan pipa PVC dan pipa HDPE. Alasan menggunakan PVC adalah bobot yang ringan karena terbuat dari plastik, tapi  kekuatannya lumayan.  Sementara untuk jenis HDPE merupakan pengembangan dari pipa PE, tektsurnya lebih elastis dan mudah ditekuk. Pipa jenis ini dipasarkan dalam gulungan panjang dan tak butuh banyak fitting.

Langkah kedua, pastikan bahwa pipa yang akan Anda beli disimpan secara baik dan tidak asal-asalan, seperti penempatannya tidak terkena sinar matahari langsung. Karena dalam beberapa kasus, jika pipa terkena terik matahari langsung, maka pipa pasti akan mengalami kerapuhan dan mudah patah atau pecah. Jika pipa tersebut ditempatkan di area seperti itu, ada baiknya, Anda tidak membeli.

Langkah ketiga, pilihlah pipa yang tidak dibuat dari bahan daur ulang. Saat ini banyak sekali beredar pipa hasil daur ulang di pasaran. Bagaimana mengenali apakah pipa itu produk daur ulang atau bukan? Salah satu caranya yang cukup mudah, dengan melihat warna dan tekstur pipa. Cari yang tidak terlalu mengkilap. Karena pipa yang mengkilap menandakan bahwa bahannya berasal dari bahan daur ulang karena itu butuh bahan adiktif (campuran) yang banyak.

Langkah keempat, pilih ketebalan pipa yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Misal jika volume dan tekanan air besar dan kuat di tempat Anda, usahakan untuk memilih pipa yang lebih tebal. Namun jika hanya untuk kebutuhan rumahan, maka pipa standar pun sudah cukup, agar tak menguras kocek Anda cukup tebal.

Kelima, pastikan juga ukuran yang Anda perlukan sesuai dengan yang Anda beli. Misalkan pipa untuk keran air di rumah, Anda hanya perlu membeli ukurang ½ inci hingga 1 ½ inci. Sedangkan untuk pembuangan, usahakan pilihlah pipa dengan ukuran yang lebih besar seperti 3 atau 4 Inci. Agar jangan terjadi mampet. Ukuran itu bisa Anda lihat pada punggung pipa, atau amannya, Anda tanya saja pada penjualnya. Jadi jangan salah pilih ukuran pipa ya!

Keenam, jika pipa tersebut akan Anda tanam di bawah lantai, carilah jenis pipa yang agak lentur sehingga pipa tersebut tidak mudah pecah. Jangan cari pipa yang keras atau tipis, karena biasanya pipa jenis ini mudah pecah. Jika pecah, pasti Anda sendiri yang akan repot, karena harus membongkar lantai atau tembok.

Jadi pastikan bahwa pipa yang Anda pilih adalah yang terbaik bagi kebutuhan Anda dan bukan Anda beli hanya karena sekadar soal harganya yang ekonomis.

LEAVE A COMMENT